Memendam rasa,
menjaring asa
menuju hari depan yang penuh harapan
mendung di atas sana tidak menghalangi niat
tuk maju dan terus berharap
karena ku tahu siapa yang memegang masa depanku
memendam rasa
menjaring asa
ku tak kan menyesal apapun yang akan terjadi
kekasih hati, dambaan jiwa
lama ku nanti
pasti kan ku dapati
sekali rengkuh pastilah kan ku lalui dua tiga pulau
segala impian dan harapanku pasti kan kuraih
masa depan yang cerah pasti kan ku dapati
selama ku berjalan bersamaNya dijalanNya
karena Dia telah berjanji untuk sebuah masa depan yang cerah dan penuh harapan
yang Dia sediakan bagiku.
Memendam rasa
Menjaring asa
Hanya senyum di bibir tanda keyakinanku akan kepastian atas janji-janjiNya
Walau diatas sana mendung mengayut
dan badai bersambut
tiada ada rasa gentar dan ragu kudapati
dalam hati
selama tanganMu mengandengku
ku percaya bahwa tangan kananMu pasti kan memberikan kemenangan bagiku.
Sukacita dan damai sejahtera kudapati dalam hati
Ditengah badai dan mendung yang mengayut
Dengan senyum di bibir kusambut segala yang kan datang menghampiri hidup ini
Aku hanyalah seorang manusia biasa tapi ada satu hal yang Luar Biasa
Yaitu penyertaan dan kasihNya yang selalu ada untukku
Memberiku kepastian, kekuatan, penghiburan dan pengharapan.
Kan segera ku sambut masa depan itu.
Kan segera ku dapati dan ku raih kesuksesan itu.
Tiada ragu dan cemas dalam hati
Hanya harapan, semangat, sukacita dan kedamaian yang ada.
Syukurku kepadaMu kupanjatkan tiap pagi dan petang
Untuk segala kebaikan, berkat, perlindungan dan penyertaanMu kepadaku.